Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) adalah sekelompok individu yang bersatu dalam upaya sosial ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya serta masyarakat sekitar. KSM berperan sebagai organisasi masyarakat akar rumput yang kecil. Definisi lain dari kelompok swadaya masyarakat (KSM) adalah kumpulan individu atau masyarakat yang dipilih dan bersedia bergabung secara sukarela dalam kelompok karena memiliki kepentingan dan kebutuhan yang sama, sehingga kelompok tersebut memiliki tujuan yang sama untuk dicapai. KSM didirikan dengan dasar solidaritas dan berkomitmen untuk pengembangan sosial ekonomi melalui pendekatan pengembangan komunitas (community development). Kelompok Swadaya Masyarakat merupakan sarana untuk saling belajar, mengidentifikasi masalah, mengambil keputusan, memobilisasi sumber daya, dan berkomunikasi dengan pihak lain.
Tugas KSM sebagai tim pelaksana swakelola meliputi sosialisasi program kepada masyarakat, menyusun perencanaan, melaksanakan pekerjaan fisik, mengawasi atau memonitor, melakukan supervisi, mengelola kegiatan pembangunan, dan menyusun laporan pertanggungjawaban. Pembentukan KSM yang mandiri dan kompeten bertujuan memberikan dampak positif dalam penyelenggaraan KSM, baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun kemasyarakatan atau politik. Dari aspek sosial, kehadiran KSM diharapkan menjadi sumber pengetahuan dan keterampilan, identifikasi masalah, dan integrasi sosial. Dalam aspek ekonomi, KSM diharapkan menjadi wadah untuk pemupukan modal, pengembangan usaha, menciptakan kesempatan kerja, dan meningkatkan pendapatan. Sedangkan dalam aspek kemasyarakatan atau politik, KSM diharapkan menjadi media untuk menyadari hak dan kewajiban, partisipasi dalam pembangunan, dan menjembatani kesenjangan. KSM diharapkan menjadi salah satu kelompok yang berkontribusi besar dalam gerakan revitalisasi desa, mendukung Desa Membangun, bukan sekadar Membangun Desa.
Pembentukan KSM yang mandiri dan mumpuni merupakan usaha untuk memberikan dampak positif dari penyelenggaraan KSM, kehadiran KSM di masyarakat, baik dari segi sosial, ekonomi, maupun kemasyarakatan atau politik. Dari segi sosial, kehadiran KSM diharapkan sebagai sumber pengetahuan dan keterampilan, identifikasi masalah, dan integrasi sosial. Dalam bidang ekonomi, kehadiran KSM diharapkan sebagai wadah untuk pemupukan modal, pengembangan usaha, kesempatan kerja, dan peningkatan pendapatan. Sedangkan dalam bidang kemasyarakatan atau politik, kehadiran KSM diharapkan menjadi media untuk menyadari hak dan kewajiban, partisipasi pembangunan, dan menjembatani kesenjangan.